Tampilkan postingan dengan label Anak-anakku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak-anakku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 September 2008

THOMAS DAN UBER ALA CAYSA

Untuk ikut memperingati kejuaraan bulu tangkis Thomas Cup dan Uber Cup, di depan kamarnya Caysa membuat gambar dirinya dengan tulisan: "aku suka bulutangkis". Yang lucunya gambar dirinya lagi "main mata", hehe.... Aneh-aneh aja ekspresi anak-anakku ini.

PENGUMUMAN ALA VANSA


Inilah Pengumuman ala Vansa untuk "melarang" orang ribut dan mengganggunya jika sedang di kamar. Beda dengan kartu "jangan diganggu"yang lain (seperti di hotel), yang tanpa alasan, mungkin bagi Vansa kamar bukan mutlak milik pribadi, maka dipohon pengertiannya untuk tidak mengganggu.
Vansa memang termasuk gadis kecil yang "rumahan" bahkan "kamaran", tidak suka keluar rumah untuk main dengan teman-teman sebaya. Lebih suka berada di rumah atau di kamar, sambil buat prakarya, membaca, menulis, bermain atau apa saja. Tapi jika ada teman yang akan datang dan bermain bersama, maka dengan senang hati Vansa akan menyambutnya dan main bersama.

Minggu, 31 Agustus 2008

CAYSA MENARI


Beginilah acara tahunan 17 agustusan di perumahan, selalu diisi lomba dan diakhiri dengan pentas seni dan hiburan, seru dan meriah!! karena semua terlibat,asyik sekali karena dengan acara ini kita bisa pesta bareng, tanpa mengenal perbedaan agama, umur dan golongan (hehe...bahasa orang Pancasilais). Ya...tentu karena biasanya jika pengajian, maka yang hadir hanya kami-kami yang beragama Islam. Jika arisan ibu-ibu, tentu hanya para ibu yang hadir. Begitu juga jika pertemuan bapak-bapak,tentu hanya diisi para kaum adam.

Tapi kalau 17 agustusan, maka yang hadir semua warga, tua muda, laki-laki perempuan, termasuk para asisten rumah tangga. Seru kan?? Dan semoga acara 17 agustus tahun depan lebih baik dan meriah dari tahun ini.

Sabtu, 16 Agustus 2008

VANSA-CAYSA & LILY-ENNY & AZKA-ASSYA



Secara urut-urutan kelahiran, saya dengan adikku sama dengan Vansa dan Caysa serta Azka dan Caysa. Sayangnya saya tak punya banyak kenangan tentang kebersamaan kami waktu balita, saya hanya melihat hubungan Vansa dan Caysa yang begitu dekatnya, keseharian mereka laului bersama walau sifat keduanya berbeda.

Pertengkaran hal lumrah terjadi, ribut karena sesuatu hal, tapi itu tak berlangsung lama, karena sesaat kemudian mereka akan bersatu kembali dan main bersama. Andai salah satu dari keduanya meninggalkan rumah, yang di rumah pasti gelisah, demikian juga yang pergi. Pasti mereka saling telpon atau sms, walau isi sms atau telpon tetap goda-godaan.

Vansa lebih "diam" dan tertutup dibanding Caysa, kadang kami tau cerita teman-temannya dari Caysa. Setelah itu kami coba berkomunikasi dengan Vansa, untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Tapi untuk hal-hal yang berkaitan dengan pengetahuan, Vansa sangat terbuka.

Caysa lebih "gaul", banyak teman dan apa adanya. Setiap pulang sekolah, Caysa masih meminta toleransi waktu untuk main dengan temannya, berbeda dengan Vansa yang segera minta pulang. Di rumah juga demikian, Caysa lebih punya banyak teman, walau sebenarnya teman-teman Caysa lebih pantas menjadi teman Vansa karena umurnya setara dengan Vansa.

Azka dan Asya juga demikian, mereka mempunyai 2 sifat berbeda, Asya lebih "menangan" dibanding Azka, tapi ketika Azka tidak ada, Asya akan gelisah dan terus mencari kakaknya.

Itulah kebersamaan saya dan anak-anak serta keponakan saya, semoga kebersamaan mereka akan terbawa sampai hari tua, dan menjadikan selalu dalam kebersamaan maupun dalam cobaan. (amien....)

Kamis, 14 Agustus 2008

BERTAMBAH VANSA

Tepat tanggal 31 Januari 1998 (sehari setelah ulang tahun pernikahan ke 4) kami dikarunia anak kedua yang oleh bapaknya diberi nama : MARYVANSABY VITRYA LASARIK, lahir di Manado, tepat sehari setelah Idul Fitri. Semakin lengkaplah kebahagiaan kami.

Selasa, 12 Agustus 2008

V a N s A M e N a R i

Anak-anak sejak kecil saya membiarkan mereka untuk memilih kegiatan yang mereka mintati, termasuk Vansa yang waktu TK rajin ikut kegiatan menari. Saya berharap dengan berbagai pilihan kegiatan, akan kemudian akan terseleksi sendiri minat dan bakat yang mereka idamkan.

Seperti Vansa, saat kecil sangat minat dengan tarian, ternyata setelah besar, semua ini ditinggalkan dan sekarang bergelut dengan kegiatan klub sains di sekolahnya. Entah.....besok akan memilih apalagi, semua saya serahkan pada anak-anakku.
(Vansa no 3 dari kiri)

Minggu, 10 Agustus 2008

ABIL, BATIK DAN SEPEDA

aHA.......................ganteng sekali anakku ini (boleh dong aku memuji anak sendiri!! hehe)
betapa tidak, dalam usia 3 tahun, sudah berbusana batik.
Sayang ketika dipakaikan pecis, terasa kurang nyaman, hingga tak betah walau hanya untuk sesaat.
Dan ini, Abil dengan sepeda keduanya. Wim Cycle!! haha.....terlalu kebesaran, tapi Abil maunya ini, walau untuk memedal, kakinya belum sampai. Tapi enjoy aja kan? Apalagi mainnya sama-sama mas Odie yang duduk di belakang tuh!

Sabtu, 09 Agustus 2008

MAIN KUDA-KUDAAN


Ini foto lama, mungkin 8 tahun yang lalu, saat anak-anak masih kecil, masih bisa main kuda-kudaan dengan papa. Ya.....tentu sekarang sudah tak mungkin lagi, karena mereka telah besar dan pasti bisa "ambruk" jika papa dinaiki tiga anak.

Jumat, 08 Agustus 2008

"ANAKKU" MEMBAWA PESAN,

"ANAKKU" MEMBAWA PESAN,
Mama tak tau engkau hadir sayang...
Mama tak menyangka engkau telah bersemayam...
Sayangku.........
Mama sangat mencintaimu
Seperti cinta mama pada kakak-kakakmu.
Hadirmu dalam ketidakhadiranmu
Telah memberi banyak pesan bagi mama.
Telah merubah mama , mencerahkan mama, membuat mama sedih tapi menghasilkan kebahagiaan.
Pengorbananmu takkan mama sia-siakan.
Terima kasih sayangku.engkau selalu bersemayam di hati mama, selamanya.................

Yogya, 5 Agustus 2008

Kamis, 07 Agustus 2008

Caysa Yang Pemalu

Ini foto Caysa saat masih di play group Budi Mulia Dua, Blimbingsari, Yogyakarta. Saat itu Caysa berusia 3 tahun, dan masih sangat kolokan. Untuk foto aja, harus pegangan dengan guru, (paling kiri). Tapi itu dulu, sekarang Caysa telah tumbuh menjadi gadis kecil yang penuh percaya diri.

Minggu, 03 Agustus 2008

Caysa di parkiran sekolah



Menjemput sekolah Caysa, tidak bisa langsung pulang, karena pasti masih harus menyediakan waktu beberapa saat karena Caysa mawsih harus bermain dan bercebgkrama dengan teman-temannya, misalnya Antas. Sepertinya waktu bermain yang disediakan sekolah, sangat kurang, sehingga harus memberi waktu jam pulang sekolah.
Saya sih gak masalah, toh bisa nunggu di mobil sambil baca-baca, masalahnya jika waktu kita mepet dan ada acara setelah itu, waaah........

Sabtu, 02 Agustus 2008

Anakku, ada-ada aja!!!




Ini adalah bagian dari "keseharian" anak-anakku, terasa begitu jail, tapi kenikmatan tersendiri ketika itu kita nikmati...Seperti video berdurasi sesaat ini, saya tidak tau siapa yang mengambil, dimana diambil dan maksud apa ini diambil.


Ah....anakku, kalian selalu membuat mama bahagia... Terima kasih Abil, Vansa, Caysa. Mama sangat menyayangi kalian.

Minggu, 25 Mei 2008

FOTO MEMBINGUNGKAN

Vansa dan Caysa memang mirip sekali, apalagi saya sering membeli mereka baju kembar, jadi banyak yang mengira mereka kembar. Padahal Vansa lebih tua 2 tahun dibanding Caysa.

Nah….khusus foto yang ini, mereka berdua termasuk saya, papa nya serta kakak nya sendiri bingung menentukan mana yang Vansa dan mana yang Caysa, hehe….


ULTAH ABIL KE 13 TAHUN


ANAKKU SEMAKIN DEWASA

Kak, tanggal 16 Mei ini kakak genap berusia 13 tahun.

Artinya kakak memasuki masa remaja.

Mama senang sekali, karena bisa mengantarkan kakak sampai usia remaja, dan berharap bisa mendampingi kakak sampai dewasa.

Mama bangga terhadap kakak, karena beranjaknya usia, mama merasakan kakak semakin bisa menempatkan diri, mulai belajar ngemong ke adik-adik danjuga sudah semakin sadar bahwa kedudukan kakak sebagai anak tertua dan anak laki-laki satu-satunya.


Kak, memang sepertinya tidak adil, kenapa kakak diberi beban yang begitu berat, apalagi tentu kakak juga tak memilih untuk menerima bebanitu, karena bukan kehendak kakak untuk menjadi anak pertama dan anak laki-laki satunya.

Tapi kita sering berbicara tentang kultur, bahwa ada “aturan” yang hidup dan berkembang oleh masyarakat sehingga seakanakan itu telah menjadi aturan baku yang harus diikuti dan jika tidak ini menjadi “pelanggaran sosial”.


Kak, tapi kakak juga tau kalau ke adik Vansa dan dik Caysa, mama juga tanamkan kemandirian, bahwa walau mereka walau dilahirkan sebagai anakperempuan, harus bisa mandiri tanpa tergantung dengan orang lain. Dan nyatanya itu mulai kelihatan kan? Banyak hal yang mereka kerjakan sendiri tanpa tergantung dengan kakak. Justru kakak yang sering tergantung dengan mereka, khususnya “ketelodoran” dan “kemalasan”? hehe…


Coba kakak perhatikan, nyaris setiap mau mandi dan sudah masuk kamar mandi, ada-ada saja kakak minta tolong ke adik untuk mengambilkan perlengkapan mandi yang tak terbawa, ya handuk lah, ya sabun yang hamper habis, yang odol punya kakak, ya…sabun wajah….dan masih banyak lagi kan? Hehe….ayo….coba kakak ingat-ingat. Makanya kalau kakak sudah masuk kamar mandi, adik-adik sudah “siap-siap” dipanggil kakak untuk minta tolong.


Aduh kak…..bicara keteledoran kakaK, mama sendiri geleng-geleng!!! Selama di SMP ini kakak sudah 3 kali ganti kacamata, yang semuanya bukan karena rusak, tapi hilang entah kemana, dan 2 buah HP dengan nasib yang sama!! Ayolah……mama berharap semakin tambah umur, keteledoran kakak itu semakin berkurang ya sayang….


Mungkin kakak harus memulai dari hal-hal kecil, semua perlengkapan sekolah dan les sudah disiapkan sejak pagi. Jadi gak ada lagi “telpon susulan” minta mama atau papa bawakan celana basket, baju pramuka, buku les, dan semacamnya. Waah….kalau ini sudah bisa kakak lalui, tentu banyak hal yang bisa kakak dapatkan.


Akhirnya, mama selalu berharap kakak bisa menjadi anak yang sholeh, dan semua cita dan harap kakak bisa tercapai. Dan sebagai orang tua, mama juga tak luput dari kesalahan dan kesempurnaan, karena nya mama mohon maaf, dan mama juga akan berusaha memberi yang terbaik bagi anak-anak mama.


Sayang mama untuk Abil anakku….

Sabtu, 24 Mei 2008

Vansa Caysa belajar senyum



Inilah foto Vansa dan Caysa pertama-tama belajar foto, yang penting kelihatan gigi! Hehe.... Untungnya giginya-giginya putih dan tidak gigis, jadi tetap cantik lho sayang.....

Senin, 12 Mei 2008

Wayang dan Angkrek buatan Vansa





Di antara begitu banyaknya permain modern, ternyata Vansa mencoba membuat mainan tradisional berupa angkrek dan wayang. Lucu juga...karena wayangnya, bukan tokoh pewayangan seperti Krisna dll. tapi gambar imajinasi Vansa.Entah siapa nama tokoh wayang yang dibuat Vansa, kita sebut saja "Jelita"karena kunciran, pakai pita dan anting-anting yang gaul!!!

FOTO-FOTO PERMINTAAN CAYSA

Caysa anakku meminta aku untuk memposting foto-foto ini,
entah apa yang membuatnya memilih foto-foto ini untuk di posting di blog mamanya
bukan di blog nya sendiri.
Katanya sih...ingin memuat foto-fotonya waktu kecil
Oke nak... permintaan adik sudah mama kabulkan, foto-foto
yang adik pilih, sudah mama posting.

Vansa dan Caysa saat di museum IPTEK TMII

Abil Vansa dan Caysa saat di Taman Safari Indonesia,
basah-basahan karena habis naik perahu!!!

Caysa Ultah ke 3



Abil,Vansa dan Caysa lagi main di pantai Ancol



Bergaya bertiga di "panggung" jendela rumah!!!




Minggu, 11 Mei 2008

Saat Caysa wisuda TK



Inilah wajah anakku Caysa waktu diwisuda tamat TK Mesjid Kampus UGM, tanpa senyum, tanpa ekspresi, kaku bangeet hehe....... bedakan dengan foto gayanya di foto tanpa acara!!! Lebih cantik kan??? Hehe....

Senin, 05 Mei 2008

Kartu dari Vansa


Ibu siapa yang tak terharu mendapat kartu ucapan selamat ulang hari ibu dari anak-anak terkasih?..... Terima kasih anakku.................

Kartu Ucapan "kreasi" Caysa

Caysa....Caysa....walau masih kecil, perhatianmu begitu besar pada saya, walau sebenarnya Caysa belum bisa menulis dengan benar. Contohnya kartu ucapan Selamat Ulang Tahun. Nama dirinya saja salah, seharusnya Caysa, ditulisnya Caysa. Dan mungkin maksudnya: Caysa mengucapkan selamat Ulang Tahun Yang ke 37. Tapi apa yang tertulis seperti ini di atas, dan di rangkai di kertas yang dipotong berbentuk love



Kemudian ucapan hari ibu, asaaal aja nulis tanggalnya 29 Desember 1999, padahal saat itu Caysa baru berumur 20 hari. Maksudnya 29 desember 2006. Ada aja anak-anakku ini untuk membahagiakan saya, dengan kertas seadanya dengan kreasi sendiri tapi sangat membahagiakan saya. Terima kasih anakku...............