
Ini perjalanan awal rumah tangga saya, baru punya anak pertam (Abil), tapi saat itu kami harus "pisah" karena saya tugas di Manado, dan suami saya di Yogya. Kami bertemu setiap 3 bulan, saling gantian datang. Alhamdulillah saat itu pimpinan saya di kantor memaklumi jika saya harus izin ke Yogya.Karena pisah seperti ini membuat Abil sangat dekat dengan opanya, saudara laki-laki saya sebagai "sosok bapak", jika mereka bertamu, maka Abil sangat manja dan bergelayutan manja. Hal ini membuat saya segera mengurus proses mutasi. Dan alhamdulillah, walau teman-teman masih harus melaksanakan tugas "di luar jawa" saya sudah bisa "masuk jawa".
